Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Tohaga Kabupaten Bogor, mengembangkan bisnisnya melalui tohaga mart.
Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Tohaga, Kabupaten Bogor Haris Setiawan mengungkap, Tohaga Mart nantinya berperan sebagai distributor yang mendistribusikannya ke pedagang di pasar tradisional.
“Ini adalah upaya kami untuk menjadi stabilisator harga pangan. Terlebih kami merupakan TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah),” kata Haris kepada Radar Bogor, Rabu (09/04/2025).
Haris menyebut, ada beberapa produk yang didistribusikan Perumda Pasar Tohaga, seperti sayur, beras hingga minya goreng.
Kata dia, untuk sayur Perumda Pasar Tohaga tengah mengembangkan melalui sistem tanaman hidroponik yang dilakukan dengan memanfaatkan sedikit lahan di pasar.
Untuk beras, program ini sudah kembali berjalan setelah sebelumnya sempat terhenti. Dengan target pasar ASN, hal tersebut sudah dilaksanakan sebelum Lebaran.
Kemudian, untuk minyak goreng, Perumda Pasar Tohaga telah resmi menjadi Distributor Level 2 atau D2 setelah berhasil bekerja sama dengan produsen utama.
Begitupun, dia menegaskan bahwa apa yang ada tersebut dihargai sesuai harga eceran tertinggi atau HET.
“Alhamdulillah kami sudah D2 (distributor minyak). Kami terus berupaya gimana caranya harga (bahan pokok) itu tetap HET di pasaran,” jelas dia.
Sementara itu, Direktur Operasional (Dirops) Perumda Pasar Tohaga Kabupaten Bogor, Haris Ibrahim mengatakan bahwa fungsi distributor tersebut tak mengartikan Perumda Pasar Tohaga sebagai saingan dengan para pedagang di pasar.
“Ini bisa menjadi distributor dengan pedagang. Kami tidak akan bersaing dengan mereka. Justru membantu mereka,” ungkapnya.
