Bidik ‘Cuan’, Perumda Pasar Tohaga Ubah 5 Pasar Terbengkalai Menjadi Dapur Gizi
BABAKANMADANG – Perumda Pasar Tohaga berencana menyulap lima pasar yang terbengkalai menjadi Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Kamis (08/01/2026).
Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan menyampaikan, bahwa langkah ini merupakan salah satu upaya strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bogor.
“Ada lima pasar, yaitu Pasar Babakan Madang, Klapanunggal, Ciseeng, Cijeruk, dan Kemang, yang rencananya akan kami jadikan Dapur SPPG untuk penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG),” ujarnya kepada PAKAR.
Ia menuturkan, bahwa langkah ini juga bertujuan untuk menghidupkan kembali operasional pasar rakyat yang sudah tidak berfungsi selama bertahun-tahun.
“Daripada terbengkalai, lebih baik kita manfaatkan sebagai Dapur SPPG. Terlebih lagi, pasokan bahan makanannya nanti berasal dari kami. Semoga pasar-pasar ini bisa kembali beroperasi secara menyeluruh karena juga akan menyumbang kontribusi bagi PAD,” tutur Haris.
Meski demikian, ia mengakui adanya usulan dari pemerintah setempat, salah satunya terkait pemanfaatan Pasar Rakyat Babakan Madang untuk dijadikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
“Sudah saya sampaikan kepada Pak Camat bahwa rencana awal akan digunakan untuk Dapur SPPG. Intinya, kami menargetkan peningkatan PAD tahun ini. Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda), kami memang diperbolehkan menjalankan lini bisnis, setidaknya untuk penyediaan bahan makanan,” ungkapnya.
Sebelumnya, Kepala Desa Sumur Batu, H. Adi Nurhimat mengatakan, bahwa pihaknya memang mengusulkan penggunaan Pasar Rakyat Babakan Madang sebagai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
“Kami ingin mengajukan agar pasar rakyat ini dikelola menjadi KDMP, dan aspirasi ini sudah kami sampaikan kepada Pemerintah Kecamatan Babakanmadang,” pungkasnya.
