Keren!, Perumda Pasar Tohaga Beri Edukasi Tentang Sosial Media Untuk Membantu Penjualan Pedagang di Pasar

0
WhatsApp Image 2025-01-03 at 11.04.22 (2)

Kemunculan online shop yang saat ini sedang merajai market dapat mengancam keberlangsungan pedagang di pasar tradisional.

Pasalnya pedagang pasar tradisional yang menjual komoditi sandang di berbagai daerah kini mengalami keluhan yang hampir sama, yaitu sepi pembeli.

Begitupun yang terjadi dengan pasar tradisional di Kabupaten Bogor hingga mengakibatkan penurunan omzet bagi para pedagang.

Untuk membatu para pedagang tersebut dapat tetap bersaing demi keberlangsungan hidup, Perumda Pasar Tohaga menerapkan strategi yang telah dirancang.

Upaya yang dilakukannya yaitu membuat akun media sosial tiap unit pasar yang berada di bawah naungan perusahaan daerah tersebut.

Direktur Utama Perumda Pasar TohagaHaris Setiawan menjelaskan, tujuan dibuatnya akun media sosial dari tiap pasar yaitu untuk mempromosikan produk para pedagang.

“Itu membuat kita Perumda Pasar Tohaga berfikir apa nih yang bisa dilakukan, karena di zaman seperti ini tidak dapat dipungkiri bahwa saingan kita saat ini adalah pasar online,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (3/1/2025).

Haris Setiawan menyebut, hal ini juga merupakan sarana edukasi terhadap para pedagang agar tertarik untuk mengikuti perkembangan zaman. 

Nantinya, kata dia, akun-akun media sosial di tiap unit pasar akan melakukan siaran langsung atau live mempromosikan dagangan di tiap kios.

Ia pun mengklaim trobosan ini sudah diterapkan oleh sejumlah pasar dan hasilnya sudah terlihat karena mampu menggaet pembeli.

Sebab, selama ini belum semua pedagang di pasar tradisional mampu mengikuti perkembangan teknologi yang terus berkembang pesat.

“Gimana sih caranya biar mereka adaptif, kita memberikan edukasi kepada para pedagang untuk ikut berjualan online, jadi untuk trigger. Hasilnya ada aja yang memesan melalui live tersebut walaupun belum signifikan, tapi setidaknya dapat membantu para pedagang,” ungkapnya.

Ke depan, Perumda Pasar Tohaga berencana untuk menyiapkan wadah berupa platform untuk memasarkan dagangan para pedagang sehingga dapat dipasarkan secara online dan tersistem.

“Goals besarnya kita nanti akan membuat platform seperti Shopee mungkin, pedagang ataupun siapa yang akan bermitra dengan kita, akan kita hiring di sana,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *