Bongkar Pasang Jabatan di Pasar Tohaga! Dirut: Tanpa Kolaborasi, Perubahan Cuma Ilusi

0
WhatsApp Image 2026-05-06 at 12.13.31

BOGOR — Perumda Pasar Tohaga Kabupaten Bogor tancap gas melakukan perombakan besar-besaran lewat rotasi, mutasi, dan pengangkatan pegawai tetap, Selasa (28/4/2026). Langkah ini jadi penegasan: pembenahan internal tak bisa lagi ditunda.

Digelar di kantor pusat, perombakan ini bukan sekadar formalitas. Ini sinyal keras bahwa organisasi sedang didorong untuk bergerak lebih cepat, lebih adaptif, dan lebih solid dalam menghadapi kompleksitas pengelolaan pasar.

Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan, bahkan tak menutup-nutupi kondisi internal. Ia menyebut pekerjaan rumah masih menumpuk dan butuh kerja kolektif, bukan kerja segelintir orang.

“Jangan berharap perubahan kalau masih jalan sendiri-sendiri. PR kita banyak, dan ini butuh tenaga besar. Kalau hanya direksi dan kadiv yang bergerak, hasilnya nol. Kolaborasi itu harga mati, harus jelas fungsi delegasi di tiap tingkatan, semua haris sinergi dan kolaborasi” tegas Haris.

Ia juga mengingatkan, pembenahan ini bukan sekadar urusan internal, tapi berkaitan langsung dengan pelayanan publik dan kepentingan masyarakat luas di Kabupaten Bogor.

Tiga Nama Resmi Masuk Barisan Pegawai Tetap

Melalui SK Nomor 539/11/Kpts-Dir/2026, tiga pegawai resmi diangkat:

  • Jenal Nurpalah – Leuwiliang
  • Regi Julia – Cigombong
  • Rifaldi Saputra – Cisarua

Perputaran Jabatan, Sejumlah Pos Kunci Bergeser

Sementara itu, lewat SK Nomor 539/10/Kpts-Dir/2026, pergeseran terjadi di berbagai lini strategis:

  • Benny Virmansyah: Citayam → Nanggung
  • Ilham Nur: Cigudeg → Citayam
  • Dedi Hermawan: Tamansari → Ciluar
  • Dadang Mulyadi: Ciluar → Tamansari
  • Aldino Novianto: Cibinong → Pjs Dept Operasional
  • Wawan: Nanggung → Cibinong
  • Robby Fahmi Aziz: Cikereteg → Cigudeg
  • Rudiansyah: Cijeruk (definitif)
  • Dede Kurnia: Parung (definitif)
  • Indra Bayu Wirana: Cileungsi → Citeureup 1
  • Yoga Pradipta: Cigombong → Cisarua
  • Amdan Ardiansyah: Cicangkal → Parungpanjang
  • M. Daroji: Cicangkal → Tenjo
  • Tunjung Rusnarendro: Cikereteg → Citeureup 2

Perombakan ini diharapkan jadi momentum reset besar: memperkuat soliditas tim, mempercepat kinerja, dan yang paling penting—mengembalikan fokus pada pelayanan pasar yang lebih profesional dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Semua harus bergerak!”, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *